insyaAllah. bersama kita berkongsi ilmu ;)

Wednesday, July 15, 2026

Aku berlindung dengan syaitan & POLITIK.

Bismillah walhamdulillah. 

Sementara tengah MC ni, saya nak kongsikan sikit tentang ungkapan yg masyhur disebut oleh Syeikh Badiuzzaman Said an-Nursi ni. 

Kata beliau, aku berlindung diri daripada syaitan & politik. 

Pelik kan? 

Kita tahu yang politik adalah jalan (wasilah) ke arah kuasa - yang membolehkan Islam dilaksanakan dengan syumul. 

Tapi kenapa seorang ulama' besar sebut gitu? 

Antaranya ada dua sebab : 

Pertama, sebab jalan dalam politik ni kadangkala terlalu kotor (jahat). Kalau orang baik berada di dalamnya, maka dia pun boleh sesat dengan kejahatan dlm politik. 

Rujuk balik pesan Nabi yang sebut - tingkahlaku kita akan terikut dengan teman² kita, jadi perhatikanlah dengan siapa kita luangkan banyak masa.

Selari dengan Nabi kata - kawan dengan penjual minyak wangi, dapatlah bau wangi & kawan dgn tukang besi dapatlah bau asap. 

Berada dalam politik ni buatkan seseorang bergelumang dgn kawan² politik yang boleh buat sampai apa yg dulunya kita rasa salah - tapi kita jadi biasa - sebab semua kawan (dalam politik) kita buat. 

Bahaya normalisasi. 

Dan kedua, sebab candu kuasa. 

Syeikh mintak berlindung daripada politik sebab kuasa ni memabukkan kita. 

Buat kita jadi ketagih. 

Buat kita rasa tak cukup dengan apa yang ada, tamak. 

Ada orang yang mulia dengan kuasa, namun lebih ramai orang yang dihina kerana kuasa. 

...

Dan sebab itu, politik bukan untuk kita - orang biasa². 

Yang amalnya mungkin tak seberapa. 

Ilmunya pun sikit, ibadahnya kurang. 

Masanya terhad - bahagi dengan kerjaya, untuk keluarga, isteri & anak², dengan mak ayah adik beradik pun kadang tak cukup. 

Kita biarkanlah orang² yang berani menanggung beratnya amanah ni. Dan kita sokonglah mereka sebaik mungkin. Sebab mereka sanggup & mampu untuk pikulnya untuk kita yang lemah ni. 

Menjadi ahli politik ni bukan untuk semua. 

Kita gunakanlah wasilah politik ni untuk buat bekalan amal, buat tambah ilmu, ruang bakti & jadi orang bermanfaat. 

Jangan kemaruk & berebut nak jadi orang politik. 

Sebab pada akhirnya, Nabi sebut - kuasa ni akan jadi penyesalan besar untuk kita di hari Kiamat kelak. 

Nauzubillah. 

Moga bermanfaat. 









Wednesday, January 28, 2026

Gajah Depan Mata Tak Nampak

Bismillah walhamdulillah. 

1- Era langit terbuka ni ada bahayanya yang kita tak nampak. Kalau dulu hati boleh tenang tenteram sebab kita tak tahu - tapi sekarang kita jadi makin mudah tak puas hati, asbab tahu semua. 

2- Termasuklah tahu yang ada member dapat 'lebih' daripada kita. Padahal kita dengan dia, kita lagi bagus, lagi baik, lagi pandai, lagi rajin. Tapi dia pulak yang dapat banyak. Ish tak adil la. 

3- Dengki memang wujud, Islam golongkan ia sebagai salah satu sifat mazmumah. Kenapa Allah buat jugak padahal ia dicela, sebab Dia nak uji kita. Dunia kan tempat ujian? 

4- Jadi bila tengok media kawan² kongsi, orang ni dapat harta ni, orang tu dapat nikmat tu - kita pun rasa, kenapalah Allah tak bagi kat aku sama? Padahal aku lagi ..... 

5- Sedangkan, Allah ni Maha Adil. Itulah iman kepercayaan kita. Tak percaya Allah ni adil, silap² boleh gugur iman kita. 

6- Kita je yang rasa orang dapat lebih, sedangkan pada masa yang sama - orang lain pulak nampak kita sebenarnya yang dapat lebih. 

7- Ah sudah. Siapa sebenarnya dapat lebih ni? 

8- Sebenarnya sama-sama je. Lebih kurangnya ada tepat di sisi Allah. Itulah yang dikatakan Allah Maha Adil. Walaupun kadangkala kita yang tak faham, apa neraca ukuran Allah - tapi kita percaya yang kita semua sama lebih, sama kurang. 

9- Tapi sebab benda yang selalu ada dengan kita ni kita tak rasa special. Tak rasa itulah kelebihan yang orang lain boleh dengkikan sangat². 

10- The elephant in the room. Gajah depan mata. 

11- Islam ajar - tak akan rasa cukup untuk hati yang tak bersyukur. 

12- Makna sebenarnya bukan kita yang dapat kurang pun, tapi kita yang tak reti syukur. Duk sebut dengki kat orang lain. Padahal Allah bagi kita pun cukup banyak dah. 

13- Sentiasa yakin yang Allah ada bersama kita, Allah jaga kita. Tak dapat sama macam orang lain pun takpa, asalkan semua keperluan kita, Allah cukupkan. Dan didik hati untuk selalu syukur. 

Wallahua'lam. 

#EeIsTyping 




Monday, October 13, 2025

Saham Syurga Keempat

Bismillah walhamdulillah. 

Alhamdulillah - Oktober 2025, Allah hadiahkanlah lagi seorang cahaya buat kami. 

Amanah besar, yang dibimbangi menjadi tanggungjawab tak terlunas, sambil disyukuri sebagai saham kami mendamba syurga. 

Kita mungkin tidak berupaya untuk jadi aabid yang sanggup letih longlai bendiri bertahajud saban malam, 

Juga tidak berkemampuan untuk jadi dermawan yang tidak sedikit menginfaq harta benda untuk agama, 

Juga mungkin tidak cukup berani untuk berjuang mempertaruh nyawa, juga tidak cukup aalim berilmu untuk mengajar manusia mengenal Tuhannya. 

Namun - setidaknya - sebagai ibubapa kita mampu untuk membesarkan, mendidik anak ini - biar jadi orang berguna, bermanfaat untuk semua. 

Dan moga daripada setiap kebaikan yang dibuat mereka, ada juga saham kita sama. 

Takkanlah sepemurah sepenyayang Allah - tiap titis susu ibu, peluh ayah dalam membentuk anak manusia -  dipandang sia-sia. 

Ya Allah, jadikan anak-anak membesar sihat sempurna, jadi insan berjasa, bermanfaat untuk semua dalam ketaatan kepadaMu sepenuhnya. 

Ya Allah, bantulah kami membesarkan anak-anak ini, terimalah ia sebagai amal kebaikan kami buat menampung cacat cela kemungkiran kami padaMu. 

Ya Allah, jangan Kau uji kami dengan ujian yang berat, sesungguhnya kami tidak berdaya upaya & lemahnya iman kami tidak terbendung dengan ujian yang besar. 

Pandanglah kami dengan belas kasihan & pengampunan, kerana tanpa redhaMu maka amat hinalah kami. 


Saturday, July 20, 2024

Book Review.

"Leaders Don't Command: Inspire Growth, Ingenuity and Collaboration" by Jorge Cuervo explores leadership principles that foster an environment of trust, creativity, and collaboration. 

Here are lessons from the book:

1. Leadership Through Influence, Not Authority: Cuervo emphasizes that true leaders inspire and influence rather than command and control. By building trust and respect, leaders can guide their teams more effectively and create a positive, productive work environment.

2. Emotional Intelligence: Emotional intelligence is crucial for effective leadership. Cuervo highlights the importance of self-awareness, empathy, and emotional regulation in understanding and responding to the needs and emotions of team members.

3. Empowerment Over Micromanagement: Empowering employees to take ownership of their work fosters a sense of responsibility and encourages innovation. Cuervo advises against micromanagement, suggesting that leaders should provide support and resources while allowing team members the freedom to explore and execute their ideas.

4. Active Listening and Communication: Effective communication is a cornerstone of good leadership. Cuervo stresses the importance of active listening, where leaders truly hear and understand their team members' perspectives, concerns, and ideas. This creates an open dialogue and strengthens relationships.

5. Fostering a Collaborative Environment: Collaboration drives creativity and problem-solving. Cuervo advocates for creating a culture where teamwork is valued, and diverse perspectives are encouraged. This leads to more innovative solutions and a stronger team dynamic.

6. Leading by Example: Leaders set the tone for their teams through their actions and behaviors. Cuervo underscores the importance of integrity, accountability, and consistency. When leaders embody the values and principles they espouse, they inspire their teams to do the same.

7. Continuous Learning and Development: A commitment to personal and professional growth is essential for leaders. Cuervo encourages leaders to pursue continuous learning, stay curious, and seek feedback. This not only enhances their own skills but also sets a positive example for their teams.

8. Adapting to Change: Flexibility and adaptability are key traits of effective leaders. Cuervo discusses the importance of being open to change and navigating uncertainty with resilience. Leaders who embrace change and guide their teams through it can turn challenges into opportunities.

9. Building Trust and Psychological Safety: Trust is the foundation of strong teams. Cuervo emphasizes the need for leaders to create a safe environment where team members feel valued and respected. This psychological safety encourages risk-taking and innovation without fear of negative consequences.

10. Vision and Purpose: A clear vision and sense of purpose are vital for guiding teams. Cuervo highlights the role of leaders in articulating a compelling vision and aligning their team's efforts towards achieving it. This provides direction and motivation, helping team members understand the impact of their work.

"Leaders Don't Command" offers a comprehensive guide to modern leadership, focusing on creating environments where people can thrive and contribute their best. Cuervo's insights provide practical strategies for leaders to inspire growth, ingenuity, and collaboration within their teams.

Tuesday, April 30, 2024

Menghina para Murobbi.

Bismillah walhamdulillah. 

1) Ilmu ni luas, sedangkan kefahaman kita terbatas. Akan ada perkara yang kita tidak tahu, kalau tahu pun ada yang tidak kita faham. 

2) Kemudian Allah datangkan para anbia' untuk menjadi guru & murabbi mengajarkan kita. Biar kita pandai daripada kejahilan, selamat dunia akhirat.

3) Bila Nabi dah takde, tampil golongan alim ulama' pulak untuk memikul amanah memahamkan manusia dengan ilmu. 

4) Tanpa mereka para guru yang banyak berkorban, nescaya kita pun turut hanyut dalam kealpaan. 

Moga Allah ampunkan kita. 
Dan maafkan ke-tidaktahu-an kita, dalam menghormati para alim ulama'. 

Wednesday, April 17, 2024

Sibuk Yang Perlu.

Masa Kosong Yang Membunuh Jiwa

1. Kesibukan adalah keperluan manusia. Kita kena sibuk sama macam kita kena makan, minum dan sebagainya. Kesibukan adalah bukti kita wujud dan hidup. 

2. Yang menjadikan kita maju adalah kesibukan. Yang menjadikan kita cergas juga adalah kesibukan. Yang menjadikan kita berjiwa besar juga adalah kesibukan. Yang menjadikan kita sentiasa optimis juga adalah kesibukan. Dan yang paling penting, yang menjadikan kita manusia yang ada harga dan nilai juga adalah kesibukan.

3. Sibuk atau tidak, kita yang akan tentukan dan pilih. Dalam setiap fasa hidup kita, kita sentiasa ada peluang untuk menyibukkan diri. Masa muda, kita boleh buat macam-macam sebab kita masih kuat dan ada kecukupan. Masa tua, kita boleh sibukkan diri dengan komuniti setempat. Masa sakit, kita mungkin masih boleh sibukkan diri dengan rawatan dan terapi kesihatan. Masa tak da duit, kita mungkin boleh sibukkan diri dengan berniaga kecil-kecilan. Dan begitulah seterusnya. 

4. Kenapa kita perlu sentiasa sibukkan diri? Kerana bila kita kosong, macam-macam masalah akan timbul. Akhirnya kita menjadi manusia yang sentiasa bersikap negatif dan pesimis. 

5. Bila masa kosong, kita akan mula tenggelam dalam perkara harus. Kita akan mula menonton tv secara berlebihan. Layan movie (walaupun movie Islamic) secara berlebihan. Layan media sosial secara berlebihan. Tenggelam di dalam perkara harus termasuk di dalam sifat yang dikeji menurut sebahagian ulamak. 

6. Bila banyak masa kosong, badan kita tak cukup penat kerana kurang aktiviti. Tidur pun tidak akan lena kerana badan sentiasa dalam keadaan rehat yang panjang. Jiwa jadi gelisah tidak ketahuan kerana jemu dengan aktiviti rutin ringan. 

7. Bila kita banyak masa kosong, kita akan banyak bermonolog, mengenang nasib diri, mengandai itu dan ini. Kita akan mula berkhayal dan hidup dalam imaginasi yang tidak membawa kita ke mana-mana. 

8. Bila masa kosong terlalu banyak, otak kita akan berhenti berkembang sebab tak banyak digunakan. Otak tidak diasak untuk berfikir. Dengan itu potensi untuk menjadi nyanyuk akan meningkat. 

9. Bila kita mula banyak masa kosong, kita akan jadi manusia yang sensitif. Ini kerana kita mula melayan semua benda kecil yang berlaku di sekeliling kita. Orang yang sibuk tak sempat untuk melihat semua benda yang lalu depan matanya. 

10. Bila banyak masa kosong, kita mungkin akan kehilangan pandangan hormat dari rakan-rakan. Mereka akan melihat kita sebagai manusia pasif yang tidak ada matlamat hidup. Hidup hari-hari ikut sahaja apa yang berlaku. 

11. Masa kosong yang banyak juga akan menjadikan kita tidak lasak. Terlalu terperangkap dengan rutin dan tak mudah untuk menerima perubahan mendadak pada jadual hidup. Sedangkan hidup sebenarnya penuh dengan kejutan. 

12. Kelazatan sibuk melebihi kelazatan masa kosong. Imam Syafie pernah menasihatkan:

وانصب فان لذيذ العيش في النصب

“Berpenat-penatlah kamu kerana sesungguhnya kelazatan hidup terdapat pada kepenatan.”. 

13. Berehatlah semata-mata untuk mencari tenaga bagi melakukan aktiviti seterusnya. Al-Quran memberi panduan bahawa sesudah selesai dari satu pekerjaan mestilah dituruti dengan melakukan pekerjaan lain. 

فإذا فرغت فانصب

“Kemudian apabila engkau telah selesai (daripada sesuatu amal soleh), maka bersungguh-sungguhlah engkau berusaha (mengerjakan amal soleh yang lain).” (Asy-Syarh: 7)

Wallahu a’lam.


(Copypaste - kredit kepada penulis asal)

Wednesday, January 3, 2024

Azam En Izzat Apa?

Bismillah walhamdulillah. 

Mungkin dah sampai masa saya meng-eksklusifkan tulisan saya bila medsos saya terkesan teruk dengan impak shadow-banned baru² ini. 

Tapi dia jadi rugi bila traffic di blog tidaklah sebanyak di medsos sedangkan sebaik² kita adalah mereka yang bermanfaat kepada orang lain. 

Cuma untuk sedapkan hati - saya percaya blogspot lebih bertahan lama berbanding medsos sebab dia dah terbukti daripada saya seawal belasan tahun, berbanding medsos yang baru trending menjengah 2010+

...

Awal tahun baru saya bertemu seorang client, dia ada isu sebab ada kenyataan tidak benar seseorang telah mendatangkan kerugian kepadanya. 

Tapi bukan itu point tulisan ini, sebab apa yang dibincangkan peguam-anakguam ialah sulit. Cuma di akhir perbualan kami, dia menyentuh tentang azam. 

"En Izzat pasang azam kali ni?"

Saya tersentak, sebab saya honestly tidaklah meletakkan apa² target spesific yang kena capai by tahun ini. Sebab saya percaya bahawa apa yang ditakdirkan Allah itulah yang terbaik untuk kita, dengan syarat kita pun dah buat yang terbaik pada kadar kemampuan kita. 

Cuma saya kongsikan pada beliau satu pengajaran yang saya dapat daripada kuliah : 

Ada dua peringatan Nabi - merancanglah sebagaimana kita akan hidup 1000 tahun lagi, dan di sisi yang lain - dan juga rancanglah jugak sebagaimana kita akan mati esok hari. 

Kita azam nak beli rumah, nak gi melancong etc macam nak 1000 tahun tu betul dah, 

Tapi kita tertinggal part untuk planning what if kita akan mati esok? 

Apa preparation kita? 

Dah mintak maaf ke salah kita dengan mak ayah? 
Dah cukup ke kita bahagiakan anak isteri? 
Dah cuba bayar hutang? 
Dah ganti tinggal solat, puasa? 
Dah banyakkan amal sunat buat cover yang wajib kita terlepas? 
dll. 

Dia terdiam panjang. 

Dan saya juga termenung sendirian.
Sebab saya sendiri pun tak bersedia untuk itu. 

Wallahua'lam. 

Moga Allah ampunkan kita, dan bantu kita jadi lebih baik. 

#EeIsTyping #KemahiranHidup  

Saturday, December 2, 2023

Cerita Adik Beradik



1) Kita dua beradik, duduk rumah sebelah-sebelah. 

2) Dulu rapat sangat², boleh kata semua benda kita buat kita ajak dia.

3) Allah takdirkan belakang rumah kita ada harta karun. Orang luar pakat datang rumah kita. Labur sana sini. Jadi rumah kita lagi cepat membangun & maju. 

4) Tapi adik kita tak kaya mana. Hiduplah dia biasa-biasa. Bila lama-lama masing² dah ada hal sendiri, hubungan jadi renggang sikit. 

5) Sekali tu adik kita tolong sorang brader yang kena buang keluarga. Dia kesian tengok brader tu sehelai sepinggang, duduk bawah jambatan.  Makan tidur tak terjaga. 

6) Awal-awal penumpang ni bagus. Pagi-pagi tolong sapu rumah, siram pokok, bagi makan ayam. Maknanya macam tak sia-sialah adik kita ambik dia menumpang. 

6) Tapi bila dah lama-lama penumpang tu mula naik kepala. Dulu makan je lah apa ada sekarang dengar kata dah reti marah² kalau makan benda biasa. 

7) Dia pandai, sikit² dia buat hal. Adik kita pulak jenis baik. Tolak ansur punya pasal lama-lama dah macam penumpang kat rumah sendiri. Master bedroom pun dah dapat kat penumpang. 

8) Kita pulak bila dah kaya ni jadi tak sempat nak ambik tahu pasal adik sangat. Projek masuk banyak, bisnes pulak tak putus. 

9) Sekali tu kita dengar adik kita nak kena halau. Kalau tak keluar penumpang tadi nak pukul. Barulah kita sedar. Aih bahaya adik aku ni. 

10) Tapi baru je kita nak angkat suara jerkah budak penumpang rumah adik - bisnes partner kita tegur, jangan duk sibuk la pasal jiran tu nanti meniaga kita tak maju. 

11) Partner buat syarat, jangan campur atau dia taknak dah buat bisnes dengan kita. 

12) Rupanya penumpang jiran adik kita tu, anak saudara dengan bisnes partner kita. Patutlah dia ugut kita sangat. 

13) Kita dah jadi serba salah. 

14) Adik kita dah berdarah muka kena tumbuk tu, tapi partner dah remind jangan ambik port. 

15) Sebabkan kita risau nanti anak bini kita nak makan apa kalau duit dah tak masuk bulan² daripada partner?

16) Elok² kita duduk aman elok² boleh tengok movie, kang kalau kita gi tolong adik kita gocoh nanti silap² kita boleh cedera, patah tulang ke apa. 

17) Jadi kita pun biar je lah. Maslahah kononnya.

18) Nak sedapkan hati kita pun laungkanlah - solidariti untuk adikkku! 

Sekian.


Wednesday, November 22, 2023

Palestina Tercinta.

Bismillah walhamdulillah. 

1- Masuk kali ni dah banyak kali dah kita dengar saudara kita di sana diserang, dalam bentuk intidimasi (ugutan), penindasan, malah dicederakan dibunuh dibom dll. 

2- Daripada saya tak beranak lagi, sampailah sekarang saya dah ber-anak pun isu ini masih tidak selesai & terus berulang-ulang diceritakan. 

3- Dan ia tidak akan selesai sehinggalah Islam menang. 

4- Cumanya akan terus bersemangatkah kita menanti detik itu? Momentum yang terkumpul ini akan cukupkah dengan tempohnya yang tidak pasti bila?

5- Kalau tidak terus dibajai faham, tentu sekali perjuangan membela saudara kita di sana akan jadi hanya bermusim. Melambung setiap kali berombak, namun karam bila tidak beralun. 

6- Teruslah mendidik generasi anak-anak kita, kerana walau umur kita tidak panjang untuk melihat Palestina merdeka, biar mereka menjadi penyambungnya - dan moga ada titik² usaha kita diterima Allah sebagai jalan membantu agamaNya.  

7- Hasbunallah wa nikmal wakeel. 

Inzimhum ya Allah, wansurna alaihim. 



Sunday, October 8, 2023

Barang Payoh.

Antara benda yang saya sendiri tak suka pasal saya ialah bila saya 'kena' - samaada sukarela atau dipaksa, saya akan buat benda tu betul-betul. 

Saya taknak kalau setakat buat, cincai, asal ada dll. 

Kena buat molek, satunya sebab saya nak rasa puas hati & yang lagi utama dua, sebab orang tahu yang tu saya buat. Jadi nama baik saya terikat dengan outcome tu. 

Masalahnya pulak, bila saya disuruh 'manage' organisasi ni - saya paling rasa tak syok bila ada kena kawal 'orang'. 

Sebab bila kawal, bermakna ada masa yang kita kena menggunakan hardway @ bersikap keras bagi menjayakan misi organisasi. 

Dan tambah merumitkan bila keras, orang akan terasa, akan play victim, akan keras jugak dengan saya. 

Daripada elok² berkawan molek, tiba-tiba dah jadi renggang. Tak ke tak sedap? 

Sebab tu kalau boleh, saya taknak jadi apa-apa yang kita kena manage orang ni. Payah & complicated. Stress woo. 

Itu je lah, sekiannn. 

Sekadar random rant, moga ada manfaat. 🙏🏼

Wednesday, September 21, 2022

Puteriku Sayang

Bismillah walhamdulillah.
 

Iman. 

Anak saya no 3 namanya Iman, Umi dia suka nama Iman, tapi sebab kalau ikutkan Iman ni nama lelaki, kami tambahkan Solehah di belakangnya untuk tunjukkan yang Iman yang ini perempuan. 😅

Iman sekarang dalam fasa nak tukar daripada pengasuh ke taska. Sebenarnya nak tunggu je sampai 4 tahun terus, pahtu hantar Pasti. Tapi sebab pengasuh dia ada kena jaga family dialisis jadi kena carilah taska jugaklah. 

Bagus je hantar taska ni, sebab dia boleh jadi fasa persediaan sebelum masa Pasti nanti. Kalau sebelum ni dengan pengasuh dia ada 3-5 kawan je, kat taska dia 9-12 kawan. So kenalah dengan Pasti nanti nak ada 17-20 kawan.

Tapi masalahnya Iman taknak gi taska. 

Taknak yang bukan taknak. Tapi taknak yang macam takut, trauma gitu. Biasa anak ni, bila nak gi taska tu baru dia mengamuk, menangis. Iman pulak, petang malam memang taknak gi taska. Kalau abang² usik dia, siap tarik rambut lagi punyalah dia marah taknak pergi. 

Bimbang jugak. Yelah sebelum ni anak kita lelaki, tak kisah sangat. Tapi bila perempuan ni rasa risau jugaklah. 

Tulis untuk ingatan masa depan, doakanlah jugak Iman kuat, dan jadi anak solehah secantik namanya. 

Terima kasih. 

Monday, September 12, 2022

Hilang.

Bismillah walhamdulillah. 

Ada waktu yang hati menghilang,
Kepala seakan terbang melayang. 

Segala yang diusaha tak datang,
Peluang yang ada dibiar terhidang. 

Jiwa bergolak perasaan berperang,
Hidup dirasa sangat malang. 

Maka segeralah mencari jalan pulang,
Dengan kembali kepada Tuhan. 

Saturday, September 3, 2022

Muktamar DPPM 2022

*Amanat Perasmian Muktamar DPPM 63*
Ust Tuan Ibrahim Tuan Man

1) Pemuda bukan setakat bertanggungjawab untuk bersiap untuk pilihanraya, tapi juga bersiap untuk mengisi kemenangan membawa negara kepada redha Allah. 

2) PAS perlu dilihat sebagai parti masa depan untuk Malaysia, dan pemuda adalah tunjangnya.

3) 'Bukanlah seorang pemuda bila disebut beginilah ayah kami, tapi pemuda kena berani menyatakan inilah kami'.

4) Pemuda kena melazimi ibadah. Arwah TGNA pernah tanya masa perjumpaan dengan pimpinan, siapa yang buat tahajud, yang amalkan baca Quran, puasa sunat dll. Arwah semak amalan, bukti amal ibadah ni perlu dilazimi penggerak PAS. 

 5) Makin teruk ujian, makin payah cabaran patutnya makin kuat melazimi ibadah, munajat kepada Allah. 

6) Negara bukan Islam mentadbir negara dengan konsep yang direka dengan akal semata², sebaliknya kita pulak ada Allah yang mengemukakan dasar bernegara melalui wahyu. 

7) Perlu selalu mintak tolong Allah, ikut panduan yang ditinggalkan para Nabi & alim ulama' untuk tunjukkan kita jalan dalam memimpin negara.

8) PAS akan sentiasa berdepan cabaran, kebencian, penentangan daripada yang lain, terutananya mereka yang membenci Islam. Itulah lumrah orang berjuang. 

9) Kecelaruan politik buat anak muda membenci & menjauhi politik. Dan bila anak muda tidak berminat dengan politik, proses demokrasi tidak berjalan dengan baik dan merugikan negara. 

10) Muafakat PAS bersama parti² lain adalah pilihan terbaik PAS menjaga negara daripada agenda musuh Islam. 

Sirru ala barakatillah. 
Moga Allah sentiasa bersama kita.

Monday, July 4, 2022

Count Your Blessing.

Bismillah walhamdulillah. 

Hidup adalah jalinan antara benda² yang kita suka dengan yang kita tak suka. 

Kena ingat, yang takde orang pun yang Allah beri semua benda dia suka - tapi sesetengah orang nampak gembira bahagia sebab dia syukur dengan apa dia suka, & sabar dengan apa yang dia tak suka.

Its an open secret yet many failed to do. 

Moga Allah bagi kita kekuatan untuk menghargai setiap yang kita suka, dan berlapang dada pada setiap yang kita tidak suka. 

Moga bermanfaat. 



Monday, June 13, 2022

Mindtalk.

Bismillah walhamdulillah. 

Lately aku rasa badan asyik penat. Lesu takde tenaga. Lepas maghrib gitu memang aku dah boleh tidur dah. 

Daripada satu segi, bagus jugak. Sebab bila tidur awal ni bangun pun akan jadi awal. 

Tapi tak bestnya pulak bila waktu orang dah bangun tu aku jadi macam lemau, sebab dah bangun lama. Tak fresh mana dah. 

Lagi satu, timing dengan family. 

Malam je lah tinggal masa nak duduk, bercakap, bergaduh, bermain, bersama family. 

So bila badan dah tak sedap, if aku tahan mata dia jadi moody. Rasa nak makan orang je jadinya. Tapi bila dah masuk tidur kang, terkejut tengah malam macam ni jadi pemerhati orang tidur je lah jadinya. 

Hmm. 

Entahlah. 

Harapnya betullah diorang duk sebut quality over quantity tu. So aku fight untuk dapatkan quality tu pulak sebab quantity tu nampak macam dah kalah je. 

Life ni bukan kau compare hidup kau dengan sapa-sapa, melainkan dengan diri kau sendiri. 

Its about me myself and I - 

Jadi takpelah, bahagialah dengan apa cara. Asalkan selalu dalam redha Dia. 

 

Tuesday, May 10, 2022

RAYA : Memberi Untuk Menerima

Bismillah walhamdulillah. 

Bila kita dah bekerjaya, dan ada dah duit sikit ni, kita akan perasan bahawa seronok memberi tu lebih dirasa berbanding seronoknya menerima. 

Saya selalu ingatkan diri sendiri, bukan setakat kanak² jugak kena dirai - orang tua pun ada hak untuk merasa dihargai. Sebenarnya bukan nilai sangat pun, cuma ingatan tu buat kita disayangi. 

Bila kita bagi duit kat orang dewasa ni. Kita bagi dia extra - untuk dia memberi semula. 

Itu kepuasan sebenar. 

Dia mungkin dah cukup belanja, dah ada allocate untuk sekian². Untuk anak² maybe diorang expect untuk terima daripada kita, tapi orang dewasa unexpected benda tu. 

Unexpected, spontaneous tu buat memori jadi lebih thrilled. 

Moga boleh bantu sedikit sebanyak, mungkin sekadar isi minyak, atau bayar tol. Atau dia boleh bagi semula kat orang lain yang lebih memerlukan. 

Yang penting kita dah dapat 'bahagian' kita, yang Allah dah janji.

Moga dipermudahkan urusan belaka, rezeki & umur yang diberkati insyaAllah. 

Tuesday, May 3, 2022

RAYA : Selamat Hurry Raya

Bismillah walhamdulillah. 

Setelah lama kita beriman dengan kalendar kuda yang decide bila kita raya setiap tahun (yang ikut kiraan hisab), kali ni Allah bagi kita raya awal pulak bila nampak anak bulan (ruqyah). 

Fuhh kelam kabut semua orang nak siapkan kelengkapan beraya. 

Sebenarnya inilah raya dalam memori kita pun, mak² berperang di dapur, ayah² sibuk bakar lemang, tukar langsir - dengan budak² seronok esoknya dah takyah puasa. 

Daripada selamat hari raya, ia bertukar jadi huru-hara kita 'selamatkan hari raya'. 

Di sebalik kemeriahan Syawal, jangan lupa isikan sama dengan kerinduan kita dengan Ramadan yang telah berlalu. 

Boleh jadi ia bakal Ramadan terakhir sebahagian kita. 

Moga Allah ampunkan dosa kesilapan kita. 

Selamat Hari Raya Maaf Zahir Batin. 

Maafkan saya, doakan saya. 

Wednesday, April 6, 2022

KISAH SURAU TIDAK MESRA KANAK-KANAK

Bismillah walhamdulillah. 

Lama dah tak disini, ini pun tak bercadang nak bertandang ke mari cuma rasanya kalau letak di FB lebih mendatangkan banyak mudarat berbanding manfaat.

Ok bulan puasa pertama di fasa peralihan endemik, so masjid surau dah dibuka luas semula untuk tarawih. 

Dah 2022, semua orang masing² nak meraikan nak maju nak jadi lagi bagus, tapi malangnya ada lagi yang memilih nak kekal @$)#*"+*! menyusahkan orang. 

Saya bawak anak-anak solat sekali, dengan harapan biarlah hati diorang terikat di sini nanti - walaupun dah 2 tahun dipenjara budak² takleh masuk (tapi mall, restoran semua boleh huhu).

Masa isyak, memang rasa seronok. Sebab memang ramai anak² di saf belakang, memeriahkan surau - Alhamdulillah. Tapi ntah orang tua mana takde masa lepas gemilang, lepas solat pergi marah, lain kali takyah datang - katanya. 

Saya tak dengar clear sangat sebab ada jauh, tapi sipi-sipi macam tu lah. 

Hasilnya tarbiyah pakcik tua, separuh budak hilang. Samaada balik rumah, ataupun pergi main kat taman. Nak buat apa duduk masjid kalau kena marah. 

Saya kesian sebab budak² KAFA yang kenal anak saya tadi tu dah takde, maybe dia ajak anak saya join tapi saya tak bagi ke mana². Jadi macam tak syok la. 

Tapi Alhamdulillah bertahanlah jugak sampai 8, yang si adik dah boring sangat, daripada duk diam dia baling kopiah, kacau abang dia semayang. Saya takut kang pakcik tua tu muncul balik, baik saya bawak balik je lah anak-anak ni. Bukan takut dia marah sangat, cuma takut saya yang tak tahan sabar pergi marah dia balik. 

Geram. Rasa nak bawak pergi masjid UIA tengok macamana riuhnya dengan budak². Tapi orang tetap boleh solat, boleh mengaji, boleh baring dengan tenteram. 

Ini rumah Allah, bukan rumah kita. So tak boleh la nak suka² hati halau orang. .

Ingatkan situ je lah pengalaman buruk malan tu. Tapi rupanya ada lagi. 

Masa nak balik, ada pakcik (pakcik lagi, surau ni takde orang muda kot, sebab asyik kena sound je agaknya mana nak lekat) tengah atur kuih untuk moreh. 

Anak² dah excited nak, sebab daripada awal datang dia dah sebut nak makan kuih, makan bubur la apa la (pengaruh Upin Ipin). Saya bersangka baik, cakap la kat anak, gi lah ambik. Mintak dengan pakcik tu. 

Anak saya pergi ambik, pakcik sound. Ini makanan untuk orang sembahyang! Masa tu saya dah turun tangga nak ambik selipar. Tapi anak panggil, Abi Abi. Saya naik balik, saya cakap kenapa ni? Saya jeling, oo kuih. Ada la dalam 4-5 bijik sebekas. 

Dia ulang balik, orang tak habis solat lagi, mana boleh ambik? 

Saya dah panas. Saya cakap kat anak, takpalah pergilah hantar balik. Ini dia punya, bukan yang surau bukan duit orang derma. 

Sebenarnya saya boleh faham kalau dia cakap elok² kat anak, takleh ambik lagi sebab orang tengah witir. Tapi kali ni ambik je lah, bagi muka kat budak. 

Tapi dah nak buat macamana, dia memilih jadi keras. 

Sepanjang balik tu anak tanya, pakcik tu marah dia ke? Saya diam - saya pesan kat anak², dalam hidup ni kita kena bersedia nak bertemu dengan orang² yang jahil (tak tahu), dengan orang² yang jahat (tak baik). Tapi jangan sesekali kita jadi sama macam dia. 

Untuk AJK/petugas masjid, saya pun tak tahulah apa benda yang complicated sangat. Dengan budak ni, Nabi sendiri pun rai je. Akal dia bukan cukup lagi. Dengan budak² yang bising kat masjid, nak datang semata sebab nak makan ni lah akan ada imam, mufti, ulama' untuk bimbing kita masa depan nanti. 

Memang lumrah dia lah budak². Kita nak expect apa? Takkan nak expect dia bukak Quran mengulang hafalan pulak masa orang tengah sembahyang. 

Untuk ingatan saya sendiri masa depan jugak - jangan jadi orang tua yang bodoh. 

Friday, February 4, 2022

Cuti Raya Cina is JKC 2022

Bismillah walhamdulillah. 

1) Ada cuti panjang kali ni, jadi cepat² arrange cuti. Tips nak elak jammed, balik kampung awal, balik bandar semula lewat (atau awal jugak). Jammed highway ni lagi teruk daripada jammed jalan biasa, sebab kalau jalan biasa, at least kita tahu sebab dia samaada sebab traffic light, ada accident or tengah baiki jalan. Kalau highway, takde apa pun boleh jammed jugak - sebab kereta banyak sangat. 

2) Sebelum balik tu pun memang dah 'book' mak abah siap-siap hahaha. Sebab diorang busy. Jadi kita inform, bagitahu nak buat apa, nak gi mana. So kalau mak abah boleh ejas, kira boleh join sekali, Kalau tak, gi bawak adik-adik je lah. 

3) Awal-awal rasa macam down jugak sikit, sebab Angah sekeluarga ada masyaqqah pulak last minit (dia hok paling semangat), so dengan Acik sekali takleh balik. Tapi Alhamdulillah, Allah Maha Baik - akhirnya Angah Acik dang balik sama. 

4) Sampai rumah, terkunci pulak hahaha baru nak buat suprise sebab Mak dengan Uda ada persiapan program. Abang pulak gi ambik Anjang kat asrama. Malam tu Adik ajak anak-anak saudara habiskan bunga api dan main lilin. 

5) Pagi esok, Along dengan Alang sekeluarga, bawak Abang Anjang Adik gi mandi sungai. Niatnya nak makan pagi tapi nak buat macamana kita hanya merancang hahaha jadilah makan tengahari tepi sungai. Kemah kena sewa, Alang jadi imam sembahyang Jumaat masjid berdekatan. 

6) Balik petang tu kami main badminton, punyalah banyak stok raket kat rumah tak tahu mari duane. Uda pulak jual bola dia fuhh memang rasa macam stor sukan la jadinya. Icad bangga dah boleh bawak basikal Poksu hahaha. 

7) Malam tu ada persiapan ada program esok. Ada VIP nak turun. Mula-mula kita turun tempat lapah daging untuk kenduri, tapi dah ramai sangat orang. Gi kat tempat pacak bendera, takde orang lagi. Last sekali gi balora setup tempat. Tolong susun² kerusi. 

8) Esok program, datang dengar taujihad sikit, makan sikit kacau kacau. Hahahaha. Umi dengan Anjang tak jumpa kereta pulak dah. Lepas tu terus lacorr ke Dungun nak gi ambik Kakak, sementara tunggu gi main pantai, beli kepok lekor, dan discuss dengan partner branch. 

9) Bas kakak rosak tengah jalan huhu jadi sampai lagi lambat daripada jadual. Plan asal lepas ambik Kakak nak balik ikut Paka singgah rumah Cekde, tapi itulah nak buat guane. Malam tu cover dengan tengok Venom 2 dengan Uda Abang. 

10) Harini nak gi 'Sunway' Tranung katanya hahaha. Tapi gitulah, kalau bukan sebab bak buat anak-anak seronok rasanya tak gi jugak kot. Angah Acik join the show masa kat sini. Direct daripada KL.

11) Tempat ni boleh kata overstatement jugaklah. Claim patuh syariah tapi molek² ada hok puan pun mari mandi tempat laki hmm. Kolam hok puang kosong indoor je padahal. Masuk pun boleh tahan mahal, dewasa & kanak² sama harga. Tempat (macam pondok gitu) kena bayar lain. Dah kalau tak bayar takde port pulak nak bentang tikar apa benda la. 

12)  Ala balik singgah rumah Mokcik (adik Mak), fuhhh sedap molek mee sup Allahu. Mokcik bawak gi lawat kebun viral dia hahaha. Rumah Mokvcik ni makanan dok habis sokmo sebab anak menantu cucu dia duk dekat² jadi memang akan mari jalan sokmo. 

13) Malam tu Mak dah siap perap ayam, packing bekal makan untuk JKC esok. 

14) Bergerak daripada rumah, nak target di destinasi sebelum tengahari sebab nak pantai dia. Tapi macam biasa banyak drama pulak pagi² hahaha. Baju dalam kotak mask, tikar tertinggal aduh macam². 

15) Abah Mak gi ambik Ateh, so lengkaplah belaka 10 beradik. Alhamdulillah. 

16) Makanan lunch pulak lambat sampai huhu, tak tahu la apa cerita tukang masak sebab memang daripada gerak lagi dah bagitahu hmm. Ingatkan drama dah habis, rupanya pondok tempat duduk tu kena booking awal pulak dah hahaha. Dan dan je padahal tu tempat awam. Situ ada badut IT. 

17) Terus gerak homestay, takdelah besar mana tapi laman dia selesa. Dan paling penting ada pool sama. Setup nak bakar sate & BBQ.

18) Solat, buat resolusi sikit, terus aktiviti belah kek, makan-makan, sembang-sembang sampai tengah malam. Niat nak tengok movie terbantut sebab masing-masing dah penat. Sebab lupa bawak projektor pun ada jugak sebenarnya hahaha. 

19) Malam tu yang perempuan tidur dalam bilik, yang lelaki bergelimpangan kat ruang tamu. Ada peristiwa misteri berlaku malam tu tapi eloklah dirahsiakan bagi menjaga keharmonian kita huhu. 

20) Pagi esok makan lagi, mandi kolam lagi, dan siap² nak gi rumah Moksu pulak. Poksu nampak dah makin sihat Alhamdulillah. 

21) Daripada situ, Along terus balik sebab KL sebab Kaklong ada kerja nak submit takut esok takdan jammed teruk ke apa. Angah Ateh Acik gi Pantai Serandu dulu, Alang terus direct balik Besut, Uda dengan Abang follow tak muat kereta. Mak Abah Kakak Anjang pulak terus balik rumah. 

22) InsyaAllah, moga ada kesempatan lagi untuk next JKC pulak.

Ya Allah himpunkanlah kami semua nanti di syurgaMu sama. 

...




Sunday, November 14, 2021

PESTA PILIHANRAYA

Bismillah walhamdulillah. 

1) Masa aku menulis ni baru sahaja diumumkan akan ada pilihanraya akibat daripada daripada ada beberapa anggota legislatif lompat parti. 

2) Aku rasa selagi mana takde akta dibuat untuk banteras benda gini, sampai bila² pun rakyat bawah akan tanggung susah sebab bodoh orang atas. 

3) Tapi itulah, masa A jadi kerajaan - dia tak buat pun undang² pasal lompat parti ni, sebab masa tu dia ada duit asa kuasa, orang akan lompat masuk parti dia. B bising macam gila kena buat undang² segera, kita dah terdesak blabla. Bila dah jatuh, B naik. B senyap, A pulak duk menjerit meraban pungpang². Dia sebenarnya takde political will je sebab dia. 

4) Bongok. 

5) Tapi itulah nak buat macamana, pilihanraya dah diumumkan. Tapi tipikal kita macam biasa sama-sama ego tak sedar diri, duk bertanding ramai² sama kahkah. Lantaklah apa nak jadi ye dok? 

6) Covid bukan dah reda mana pun, kes ada. Bilangan orang mati setiap hari pun masih ada. Cuma kita rasa - kononnya kita dah menang, so Covid celah mana nak risau buat apa? Ayuh hidup macam biasaaa. 

7) Bila ada pilihnraya, confirm ada jentera turun. Ada perang bendera, poster, banner. Akan ada program diatur, untuk menjalankan kempen. Ziarah pasar² tempat tumpuan ramai contohnya. 

8) Tapi itulah, jentera datang daripada seluruh pelusuk negara. Risiko berkali ganda kalau ada jangkitan, nak trace pun jadi payah. 

9) Harapnya semua dipermudahkan, dan dijauhkan daripada segala bala bencana, benda² tak elok. 

10) Moga Allah bagi pemimpin yang baik untuk kita, yang jaga kebajikan kita, yang mempertahankan kepentingan kita & bantu mudahkan urusan² kita untuk berjaya bukan sahaja di dunia, malah juga di akhirat sana. 

Semoga bermanfaat. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...